Pengertian Lubang Hitam (Black Hole), Sejarah, Ciri, Jenis dan Teorinya

Diposting pada
Pengertian Lubang Hitam (Black Hole), Sejarah, Ciri, Jenis dan Teorinya
5 (100%) 7 votes

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Lubang Hitam (Black Hole)? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, sejarah, ciri, jenis dan teorinya.

Pengertian Lubang Hitam (Black Hole), Sejarah, Ciri, Jenis dan Teorinya

Pengertian Lubang Hitam

Lubang hitam Merupakan bagian dari palka waktu yang membentuk gaya tarik bumi yang sangat kuat, bahkan cahaya tidak bisa buram. Lubang hitam yakni suatu gejala di antariksa yang membentuk penekanan massa dari pembengkokan ruang palka waktu dengan gaya tarik bumi yang sangat kuat. Gejala tersebut mengakibatkan seluruh benda yang berada dilingkungan Lubang hitam dapat tersedot, bahkan cahaya kendatipun. Lubang hitam umumnya diilustrasikan dengan hole berwarna hitam pekat, tetapi hakikatnya bentuk aktual Lubang hitam tidaklah berupa lubang.

Sejarah Lubang Hitam

Teori yang menjelaskan terdapat Lubang hitam pertama kali diteorikan oleh ilmuwan yang bernama John Michell dan Pierre Simon Laplace pada abad ke-18. Berikutnya teori Lubang hitam dipatenkan oleh ilmuwan Karl Schwarzschild dengan bertumpu pada teori relativitas Albert Einstein pada tahun 1916. Akhirnya kata black hole bertambah populer karena dikenalkan kembali oleh ilmuwan yang bernama Stephen William Hawking.

Pada awalnya, suatu bintang tercipta dengan keadaan fase radiasi dan gaya tarik bumi yang sama kuat. Bertambah lama, bintang tersebut akan kehilangan energy untuk membuat fusi sehingga fase radiasi akan bertambah lemah. kesenjangan dimana gaya tarik bumi lebih kuat menciptakan bintang tersebut serta memciptakan terjadinya pemusnahan pada bintang tersebut. Saat mendekati suatu titik tertentu bintang tersebut akan berantakan dan mengakibatkan suatu ledakan yang dikenal dengan supernova.

Ledakan tersebut akan menciptakan kepadatan benda terus bertambah dan mendorong gaya tarik bumi untuk terus bertambah pula, kapasitas gaya tarik bumi inilah yang akhirnya bisa membentuk sebuah Lubang hitam.

Ciri-Ciri Lubang Hitam

Terdapat 3 ciri ciri dari lubang hitam, antara lain:

  • Cara Kerja Lubang Hitam

Cara kerja Lubang Hitam semacam vakum cleaner raksasa yang tidak terpandang. Gerakan Lubang Hitam rumit ditemukan dan penyedotan benda disekelilingnya terjadi sangat cepat. Mobilitas Lubang Hitam berlangsung secara berkelanjutan dan berkala.

  • Perkembangan Lubang Hitam

Hasil observasi mengarahkan bahwa perkembangan Lubang Hitam dengan perkembangan tata surya sangat berkaitan satu sama lain. Semakin padat suatu tata surya maka akan semakin besar kesempatan Lubang Hitam dapat menyedot bintang-bintang tersebut. Dengan menyedot benda yang ada disekelilingnya maka massa dari Lubang Hitam juga semakin meningkat.

  • Suara Lubang Hitam

Seorang ilmuan NASA mengatakab bahwa saat Lubang Hitam aktif, terjadi ombak suara dengan ritme tertentu yang keluar dari Lubang Hitam. Ombak suara tersebut peluang berbentuk sebagai hasil dari pengisapan suatu benda oleh Lubang Hitam.

Jenis Jenis Lubang Hitam

Terdapat 3 jenis jenis dari lubang hitam, antara lain:

  • Miniature Lubang Hitam

Jenis Lubang Hitam ialah sebuah Lubang Hitam yang sangat minu. Miniature Lubang Hitam tidak pernah ditemukan sekalipun oleh para ilmuwan, tetapi ilmuwan memperkirakan bahwa Lubang Hitam yang massanya jauh sangat mini dari matahari ini berada di suatu lokasi. Miniature Lubang Hitam tercipta tidak lama sesudah penciptaan tata surya menurut teori Big Bang, sekitar 13 milyar tahun yang lalu.

  • Stellar Lubang Hitam

Stellar Lubang Hitam ialah jenis Lubang Hitam yang tercipta dari bintang yang besar massanya lebih dari 20 kali massa matahari. Jenis Lubang Hitam ini terdapat di palka antar bintang ataupun insterstellar.

  • Supermassive Lubang Hitam

Supermassive Lubang Hitam ialah jenis Lubang Hitam yang mempunyai bentuk dan daya yang dahysat dan umumnya terletak di inti galaksi. Saking dahsyatnya, massa Lubang Hitam tersebut dapat sampai miliaran kali massa matahari. Galaksi tata surya mempunyai satu Lubang Hitam supermassive di intinya.

Teori-Teori Tentang Lubang Hitam

Terdapat 3 teori-teori tentang lubang hitam, antara lain

  • Teori Relativitas Umum

Teori ini menjelaskan bahwa Lubang hitam tercipta dari bintang raksasa yang tekanan gaya tarik bumi sangat kuat sehingga membawa daya dan material didekatnya. Daya dan material tersebut akan hancur setelah dilahap oleh black hole.

  • Teori Fisika Kuantum

Teori ini menjelaskan bahwa daya dan material yang tersedot ke Lubang hitam tidak akan hancur, namun akan disimpan dalam waktu yang cukup lama. Selanjutnya saat Lubang hitam tersebut mati, maka daya dan material yang pernah disedot akan dibebaskan kembali secara terpecah.

  • Teori Evolusi Bintang

Teori ini menjelaskan bahwa Lubang hitam berasal dari suatu bintang biru dengan temperatur permukaan melebihi 25.000°C, kreamsi hidrogen yang berjalan sekitar 10 juta tahun pada bintang tersebut akan menciptakan menjadi bintang biru raksasa. Seiring berlangsungnya waktu bintang tersebut akan menjadi dingin dan menjadi bintang merah raksasa, dalam proses tersebut rampasan gaya tarik bumi bintang merah ini menciptakan suatu ledakan dahsyat. Ledakan dahsyat dapat menciptakan bintang tersebut menjadi Lubang hitam.

 

Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

 

Berita Terkait  Mengapa Kita Butuh Makanan
Berita Terkait  Pengertian, Ciri, Habitat, Klasifikasi dan Peran Vertebrata Bagi Manusia
Berita Terkait  Pengertian Fermentasi, Sejarah, Macam, Serta Reaksi Fermentasi

2 thoughts on “Pengertian Lubang Hitam (Black Hole), Sejarah, Ciri, Jenis dan Teorinya

Comments are closed.