Perkembangbiakan Makhluk Hidup

Diposting pada
Perkembangbiakan Makhluk Hidup
5 (100%) 8 votes

Pendidikanmu – Makhluk hidup melestarikan jenisnya dengan cara berkembang biak. Manusia, hewan, dan tumbuhan yang telah dewasa melakukan proses berkembang biak untuk menghasilakan anak. Anak mewarisi sifat-sifat biologis dari induknya. Oleh karena itu, anak merupakan generasi yang meneruskan kehidupan suatu jenis makhluk hidup. Jika suatu makhluk hidup tidak dapat berkembang biak, jenis makhluk hidup tersebut akan teracam punah.

Kapan seseorang manusia dianggap dewasa secara biologis? Kamu akan menemukan penjelasan dari saya di bawah ini.

A. Berkembangan dan Pertumbuhan Manusia

Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Manusia mengalami proses perkembangan yang meliputi masa balita, masa kanak-kanak, masa remaja, masa dewasa dan kemudian masa tua atau lanjut usia.

Pada masa balita, pertumbuhan tubuh dan otak terjadi dengan sangat pesat. Pertumbuhan otak akan optimal jika mendapat rangsang yang tapat dan zat gizi yang cukup. Tubuh balita rentan terhadap serangan penyakit. Oleh karena itu, balika berikan suntukan imunisasi untuk membentuk kekebalan tubuhnya

Lnjutan dari masa balita yaitu masa kanak-kanak dengan rentang usia 5-11 tahun. Pada masa ini, pertumbuhan juga berlangsung cepat.

Usia 12-17 tahun merupakan masa remaja. Pada masa remaja, manusia mengalami pubertas. Anak laki-laki dan anak perempuan tumbuh dengan perbedaan tubuh yang tampak mencolok.

Setelah masa remaja, manusia menginjak masa dewasa yang dimulai sejak usia 18 tahun. Biasanya, manusia tidak mengalami pertambahan tinggi setelah usia 22 tahun. Manusia dewasa telah matang secara biologis dan psikologis untuk berkembang biak.

Masa lanjut usia atau masa tua dimulai sejak usia 40 tahun. Pada masa lansia, fungsi organ tubuh mulai mengalami penurunan. Akan tetapi, pada usia ini juga dianjurkan melakukan olahraga dan menjaga keseimbangan zat gizi agar selalu sehat.

Berita Terkait  Fungsi Akar Pada Tumbuhan

B. Perubahan Tubuh Manusia Pada Masa Pubertas

Masa Pubertas merupakan awal kedewasaan seseorang secara biologi. Masa Pubertas ditunjukan dengan mulai terjadinya perubahan pada tubuh anak laki-laki dan anak perempuan. Ketika memasuki masa Pubertas, tubuh anak laki-laki mulai berkembang menjadi tubuh laki-laki dewasa. Tubuh anak perempuan juga berkembang menjadi tubuh perempuan dewasa. Perubahan ini tidak terjadi sekaligus, akan tetapi terjadi selama beberapa tahun.

Perhatikan ciri-ciri dibawah ini. Ciri-ciri berikut dialami oleh anak laki-laki dan anak perempuan pada masa Pubertas.

  1. Tubuh tumbuh semakin besar dan tingi
  2. Tumbuh rambut dibagian ketiak. Pertumbuhan rambuk di kaki juga dialamai oleh beberapa anak laki-laki dan perempuan.
  3. Tubuh menghasilakan lebih banyak keringat
  4. Mulai timbul jerawat di bagian wajah. Jerawat juga dapat timbul di kulit bagian dada dan punggung.

Berikut Perubahan Fisik Pada Masa Pubertas

Perubahan Fisik Anak Laki-Laki Perubahan Fisik Anak Perempuan
 

  • Jakun membesar dan suara bertambah berat
  • Tumbuh rambut di atas bibir dan di sekitar organ reproduksi
  • Dada bertambah bidang
  • Sel Sperma mulai diproduksi

 

 

  • Pinggul tumbuh lebih besar dan payudara membesar
  • Tumbuh rambut di sekitar organ reproduksi
  • Sel telur mulai dikeluarkan setiap 28 hari

 

Apakah perubahan tersebut mulai terjadi pada tubuhmu?
Ada beberapa perubahan yang dialami anak laki-laki, akan tetapi tidak terjadi pada anak perempuan. Demikian pula sebaliknya.

Sel sprema dihasilkan oleh organ reproduksi laki-laki. Sel telur dihasilkan oleh organ reproduksi perempuan. Bandingkan dan amatilah organ reproduksi laki-laki dan organ reproduksi perempuan dibawah ini.

organ reproduksi laki-laki dan organ reproduksi perempuan

Ketika seorang anak laki-laki mengalami Pubertas, testistnya mulai memproduksi jutaan sel sperma. Jika kantong tetis ini penuh, biasanya sperma dikeluarkan melalui peristiwa mimpi basah. Anak laki-laki mulai mengalami mimpi basah antara usia 10-15 tahun.

Anak perempuan yang mengalami Pubertas, bagian ovariumnya mulai mengeluarkan sel telur setiap 28 hari. Siklus ini disebut menstruasi. Ketika mengalami menstrubasi, sel telur dikeluarkan disertai dengan darah yang berasal dari peluruhan lapisan dinding rahim. Sel telur, lapisan dinding rahim, dan darah tersebut dikeluarkan melalui vagina.Usia anak perempuan mulai mengalami menstrubasi bervariasi, yaitu antara umur 9-15 tahun.

Catatan:
Masa Puber ditandai dengan perubahan pada tubuh anak laki-laki dan anak perempuan

Ingin mengetahui bagaimana cara menjaga organ reproduksi kamu, silahkan kunjungi arikel ini tentang “Menjaga Kebersihan Organ Reproduksi“.

 

Demikian Pembahasan Tentang Perkembangbiakan Makhluk Hidup dari Pendidikanmu
Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)