Pengertian Perusahaan Manufaktur, Karakteristik, Fungsi, Kegiatan dan Contoh

Diposting pada

Pengertian Perusahaan Manufaktur Menurut Para Ahli, Karakteristik, Fungsi, Kegiatan, Pencatatan dan Contoh


Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Perusahaan Manufaktur? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian menurut para ahli, karakteristik, fungsi, kegiatan, pencatatan dan contoh.

Pengertian Perusahaan Manufaktur, Karakteristik, Fungsi, Kegiatan dan Contoh

Pengertian Perusahaan Manufaktur

Perusahaan Manufaktur merupakan jenis perusahaan yang mengoperasikan mesin, peralatan dan tenaga kerja, untuk mengolah bahan mentah menjadi barang jadi yang nilai jual tinggi.


Pengertian Perusahaan Manufaktur Menurut Para Ahli

Dibawah ini terdapat beberapa pengertian menurut para ahli tentang perusahaan manufaktur, antara lain:


Menurut Ahli Secara Manufakturing

Perusahaan Manufaktur adalah suatu pengolahan bahan mentah melalui proses kimia dan fisika untuk mengubah suatu bentuk, sifat atau tampilan untuk membuat komponen atau produk.


Menurut Ahli Secara Ekonomis

Perusahaan Manufaktur adalah sebuah proses transformasi bahan mentah pada bentuk yang mempunyai suatu nilai tambah melalui satu atau lebih operasi atau juga suatu proses perakitan sehingga memiliki nilai jual.


Menurut CIRP 1983

Perusahaan Manufaktur adalah satu rangkaian kegiatan yang meliputi sebuah desain produk, pemilihan barang, perencanaan, manufaktur (pembuatan), jaminan kualitas, manajemen dan juga penjualan yang dilakukan perusahaan.


Menurut Heizer

Perusahaan manufaktur adalah sebuah perusahaan yang membuat sesuatu dengan tangan atau dengan mesin untuk dapat menghasilkan suatu barang.


Karakteristik Perusahaan Manufaktur

Dibawah ini terdapat beberapa karakteristik dari perusahaan manufaktur, antara lain:


Proses Pengolahan Produk

Aktivitas perusahaan tersebut dijalankan dengan pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi, dimana prosesnya memerlukan waktu dan tenaga yang cukup besar. Barang siap jadi itu kemudian dijual ke konsumen melewati proses pemasaran.


Mesin Berskala Besar

Aktivitas produksi pada perusahaan manufaktur memakai mesin-mesin dan peralatan dengan skala besar dalam mengelola proses produksi supaya bisa memperoleh suatu produk dalam jumlah tertentu dan kualitas tertentu. Akan tetapi, aktivitas produksi masih tetap memerlukan tenaga manusia yang profesional untuk mengelola mesin-mesin dan peralatan tersebut.


Biaya Produksi

Supaya bisa memperoleh produk jadi berkualitas tinggi dengan jumlah besar, maka diperlukan biaya yang besar pula untuk membantu aktivitas produksi. Biaya tersebut merupakan untuk penyediaan bahan baku, biaya tenaga kerja, perawatan mesin dan lain sebagainya.

Walaupun biaya produksi dalam industri tersebut sangat besar, akan tetapi daya keuntungan yang bisa diperoleh pun jumlahnya sangat besar.


Proses Produksi

Aktivitas produksi pada perusahaan manufaktur pada biasanya sangat lengkap, sehingga memerlukan pembagian tugas dan pengorganisasian yang baik antar divisi. Seperti, tenaga operator mesin bekerja yang untuk memastikan mesin bekerja sesuai fungsinya, sementara bagian kualitas kontrol bekerja untuk memastikan produk yang diperoleh sesuai SOP dan layak dijual ke pasar.


Pemasaran dan Penjualan

Aktivitas produksi akan sangat berhubungan dengan proses pemasaran dan penjualan produk. Tanpa terdapatnya pemasaran dan penjualan yang baik, maka proses produksi akan mendapati masalah.

Perusahaan manufaktur biasanya menjalankan beraneka macam upaya pemasaran semaksimal mungkin supaya penjualan produknya meningkat pesat. Bahkan, seringkali perusahaan mengeluarkan biaya yang besar untuk menjalankan aktivitas promosi supaya produknya lebih dikenal masyarakat dan menarik minat konsumen untuk membeli.


Fungsi Perusahaan Manufaktur

Dibawah ini terdapat beberapa fungsi perusahaan manufaktur, antara lain:


Fungsi Produksi

Pada tahap ini, perusahaan manufaktur melakukan fungsinya. fungsi dari perusahaan manufaktur adalah pengolahan bahan baku menjadi barang jadi. Salah satu perusahaan manufaktur yang menjalankan fungsinya adalah perushaan MEBEL.

Pada perusahaan yang merubah kayu menjadi berbagai barang properti, pada perusahaan mebel yang pada awalnya kayu tidak bisa digunakan oleh konsumen langsung selain menjadi kayu bakar. perusahaan mabel bisa merubah kayu menjadi properti seperti kursi, meja, pintu dan lain sebagainya.


Fungsi Pemasaran

Sebuah perusahaan pasti menginginkan sebuah profit yang sebesar-besarnya dari hasil penjualan produk yang mereka miliki. Oleh karena itu sebuah perusahaan harus melakukan pemasaran produk yang mereka miliki agar Produk yang mereka miliki dikenal oleh masyarakat luas dan penjualan semakin meningkat. Dan tujuan dari pemasaran adalah untuk mendapatkan profit yang sebesar-besarnya. tidak ada perusahaan yang tidak ingin melakukan pemasaran, karena pemasaran adalah ujung tombak dari setiap perusahaan agar penjualan meningkat.


Fungsi Administrasi dan Umum

Fungsi Administrasi dan Umum merupakan fungsi kegiatan perusahaan manufaktur yang berkaitan dengan penentuan kebijakan perusahaan pengarahan dan pengawasan agar lebih efektif dan efesien.


Fungsi Keuangan

Fungsi keuangan merupakan untuk menyokong atau mengatur keuangan perusahaan agar mampu mengatasi persaingan dalam dunia bisnis. Karena dalam dunia bisnis biasanya sering terjadi persaingan harga.


Kegiatan Perusahaan Manufaktur

Sesuai dengan pengertiannya, kegiatan operasional utama dari perusahaan manufaktur adalah melakukan kegiatan produksi yaitu mengolah bahan baku atau barang mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi. Tanpa adanya proses produksi, perusahaan manufaktur tidak dapat berjalan.


Pencatatan Keuangan dalam Perusahaan Manufaktur

Dibawah ini terdapat beberapa pencatatan keuangan dalam perusahaan manufaktur, antara lain:


Biaya Produksi

Biaya yang terserap dalam proses produksi perusahaan manufaktur terdiri dari tiga elemen yaitu biaya bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik (BOP). Biaya bahan baku merupakan biaya yang dikeluarkan karena pemakaian barang mentah sebagai bahan utama yang diproses untuk menghasilkan suatu produk.


Perhitungan Harga Pokok Produksi

Harga Pokok Produksi merupakan perhitungan atas biaya penggunaan bahan baku, bahan tenaga kerja, dan overhead pabrik yang melekat pada sebuah produk. Perhitungan harga pokok produksi sangat diperlukan untuk menentukan berapa total biaya produksi yang telah terbebani pada sebuah produk yang telah dihasilkan. Agar biaya-biaya yang telah terserap tersebut dapat tergantikan melalui harga jual produk yang dihitung melalui harga pokok penjualan.


Harga Pokok Penjualan

Selain memiliki harga pokok produksi, perusahaan manufaktur juga memiliki penghitungan terhadap harga pokok penjualan. Harga Pokok Penjualan adalah perhitungan biaya produksi dan biaya-biaya lain yang terserap di dalam produk barang setengah jadi maupun barang jadi, ditambah dengan nilai persediaan awal produk dan dikurangi dengan nilai persediaan akhir produk. Gunanya agar perusahaan dapat menentukan harga jual produk dengan tepat sehingga tidak mengalami kerugian.


Contoh Perusahaan Manufaktur

Dibawah ini terdapat beberapa contoh perusahaan manufaktur, antara lain:


Industri Manufaktur Tekstil

Industri tekstil adalah industri yang melakukan aktivitas pengolahan kapas menjadi benang dan kain. Kain ini, nanti nya bisa diolah kembali menjadi produk baru seperti baju yang dilakukan oleh industri garmen. Biasanya, industri tekstil menyerap banyak tenaga kerja. Beberapa contoh perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang tekstil di Indonesia, antara lain:

  1. Polychem Indonesia Tbk
  2. Argo Pantes Tbk
  3. Centex Tbk
  4. Eratex Djaja Tbk
  5. Ever Shine Textile Industry Tbk

Industri Manufaktur Garmen

Industri garmen adalah industri yang melakukan aktivitas pengolahan kain menjadi produk lain, seperti baju, celana, dan lain-lain. Beberapa contoh perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang tekstil di Indonesia diantaranya, antara lain:

  1. Adetex, PT
  2. Anugrahprima Perdana, PT
  3. Asiatex Garmindo, PT
  4. Bahteratex
  5. Behaestex, PT

Industri Manufaktur Otomotif

Dalam melakukan kegiatan produksinya, industri ini menggunakan teknologi tingkat tinggi. Produk-produk yang dihasilkan oleh industri ini, seperti motor, mobil, dan lain-lain. Beberapa contoh perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang otomotif di Indonesia diantaranya, antara lain:

  1. Astra Otoparts Tbk
  2. Goodyear Indonesia Tbk
  3. Gajah Tunggal Tbk
  4. Indomobil Sukses Internasional Tbk
  5. Indospring Tbk

Industri Manufaktur Elektronik

Tidak berbeda dengan industri otomotif, industri ini pun menggunakan teknologi tingkat tinggi dalam melakukan aktivitas produksi. Produk yang diproduksi dilakukan dalam skala besar dan mebutuhkan sumber daya manusia yang banyak pula. Hasil industri yang dihasilkan diantaranya, yaitu komputer, handphone, televisi, dan lain-lain. Beberapa contoh perusahaan manufaktur yang bergerak pada bidang elektronik di Indonesia diantaranya, antara lain:

  1. Sat Nusapersada Tbk
  2. PT Palapa Digital Elektronik Indonesia
  3. PT Muramoto Electronika Indonesia

Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Pengertian Perusahaan Manufaktur, Karakteristik, Fungsi, Kegiatan dan Contoh
5 (100%) 5 votes