Pengertian Teks Eksemplum, Ciri, Struktur, Unsur Kebahasaan dan Contoh

5/5 (1)

Pengertian Teks Eksemplum, Ciri, Struktur, Unsur Kebahasaan dan Contoh


Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Teks Eksemplum? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, ciri, struktur, unsur kebahasaan dan contoh.

Pengertian Teks Eksemplum, Ciri, Struktur, Unsur Kebahasaan dan Contoh

Pengertian Teks Eksemplum

Teks Eksemplum merupakan jenis teks narasi atau rekaan yang mengandung insiden, seperti Sepeda motor tiba-tiba mogok, kehilangan barang berharga dan lain-lainnya. Teks eksemplum termasuk teks yang menceritakan suatu tokoh atau pelaku. Teks eksemplum di awali dengan pengenalan tokoh, kemudian insiden dan peristiwa, lalu di tutup dengan interpretasi.


Ciri-Ciri Teks Eksemplum

Dibawah ini terdapat beberapa ciri-ciri dari teks eksemplum, antara lain:

  1. Mengandung terjadinya peristiwa yang tidak diinginkan.
  2. Memiliki struktur komplit.
  3. Terdapat urutan peristiwa yang jelas.
  4. Memakai bahasa naratif.

Struktur Teks Eksemplum

Dibawah ini terdapat beberapa stuktur teks eksemplum, antara lain:


  • Orientasi

Orientasi adalah bagian awal teks eksemplum. Umumnya bagian ini mengandung mengenai pengenalan tokoh. Contohnya ialah “Dia adalah salah satu teman saya saat kecil, dia sangat suka menabung.


  • Insiden

Insiden adalah bagian kedua dari teks eksemplum. Bagian ini adalah peristiwa yang mengandung persoalan yang dihadapi oleh si tokoh. Contohnya ialah “Ahmad kehabisan uang jajan karena terlalu sering bermain Internet di Pak Somat.”


  • Interpretasi

Apabila insiden adalah masalah yang dihadapi oleh aktor, sementara interpretasi adalah pesan moral, evaluasi daan akibat masalah yang dijalankan oleh si aktor.

Contohnya ialah “Sebagai ciptaan Tuhan Yang Mahakuasa, manusia tidak boleh sombong dan angkuh terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa.”


Unsur-Unsur Kebahasaan Teks Eksemplum

Dibawah ini terdapat beberapa unsur-unsur teks eksemplum, antara lain:


Kalimat Majemuk (kompleks)

Kalimat majemuk adalah 2 kalimat atau lebih yang di gabung menjadi 1 kalimat baru dengan menggunakan konjungsi (kata hubung).Kalimat majemuk di bagi menjadi 2 yaitu :

  • Kalimat majemuk setara

Kalimat majemuk setara adalah gabungan dari beberapa kalimat yang sederajat atau setara.

Contoh :

  1. -Ayah minum kopi,dan adik minum susu.
  2. -Rizal pintar karena rajin belajar
  3. -Pak Rudi membeli mobil hitam, sedangkan pak Budu membeli mobil putih.

  • Kalimat majemuk bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat yang terdiri atas 2 klausa atau lebih yang memiliki hubungan bertingkat.Klausa adalah satuan kebahasaan yang terdiri dari subjek dan predikat.Konjungsi di dalam kalimat majemuk bertingkat sebagai berikut :

  1. Sebab : karena,oleh karena,sebab.
  2. Akibat : sehingga,sampai,hingga.
  3. Waktu : Ketika, sebelum, setelah, selama, sejak, dll.
  4. Tujuan : supaya,agar,untuk
  5. syarat : jika, bila, apabila, seandainya, kalau, dll.
  6. Cara : sambil , dengan.
  7. Penjelasan : bahwa
  8. Pertentangan : meskipun, walaupun, sekalipun, dll.
  9. perbandingan : bagai, laksana, bagaikan, dll.
  10. atributif : yang.

Konjungsi Urutan Waktu

Konjungsi urutan waktu adalah konjungsi yang di gunakan untuk menyatakan waktu antara dua buah peristiwa.


  • Konjungsi yang menghubungkan klausa

Waktu, sewaktu, saat, selagi, sebelum, sesudah, setelah, sejak, dll.


  • konjungsi yang menghubungkan kalimat

Waktu itu, sebelum itu, sesudah itu, sejak itu, semenjak itu, saat itu, dll.


-Kata sifat

Kata sifat adalah kelompok kata yang mampu menjelaskan atau mengubah kata ganti atau kata benda menjadi lebih spesifik.Berikut merupakan ciri ciru kata sifat :

  1. Kata sifat dapat dibentuk dengan penambahan imbuhan “ter-” yang mengandung makna paling
  2. Kata sifat dapat diterangkan dengan kata lebih, paling, cukup, sangat, agak
  3. Kata sifat juga dapat diperluas dengan proses pembentukan, contoh: sebesar-besarnya ,sekuat-kuatnya.
  4. Letak kata sifat pada umumnya di belakang kata benda.

Frasa menyatakan keterangan waktu, tempat, cara

Keterangan di bagi menjadi 4 yaitu :

  1. Keterangan waktu : sekarang, satu minggu yang lalu, sesaat lagi
  2. Keterangan tempat : di sini,di sana
  3. Keterangan cara : Memberikan informasi bagaimana cara subjek melakukan tindakan
  4. Keterangan tujuan : keterangan yang menyatakan arah perbuatan atau kejadian

Contoh Teks Eksemplum

“PENCURIAN”


Orientasi

Sabtu sore, aku pulang dari lapangan futsal di sekitar kota Ngabang. Aku baru saja bermain futsal disana. Sampai kos sudah maghrib, aku langsung mandi.

Setelah mandi, aku solat maghrib, lalu aku istirahat sebentar di kamar. Di kamar, aku mengobrol dengan Hala. Tak terasa, waktu cepat berlalu. Jam 24.00 WIB teman sekamarku pulang, Mbak Devi namanya. Kami mengobrol sampai pukul 1.00 WIB.


Insiden

Minggu pagi, aku dan Devi bangun di pagi yang kacau. Kami kemalingan. Dua laptop, dua handphone, satu modem, dan tasku hilang. Seseorang telah mencurinya semalam. Diperkirakan antara pukul 1.00 sampai pukul 3.00. Sebab, teman sebelah kamarku bangun pukul 3.00 dan tahu bahwa pintu kamarku terbuka. Tapi, ia juga belum tahu kalau kami baru saja kehilangan beberapa barang penting. Aku bertanya pada Devi, apakah ia belum mengunci kamar ketika tidur, ternyata Devi lupa tidak mengunci kamar kami. Setelah itu, aku dan Devi langsung lapor ke Bapak Kos, kami disuruh untuk lapor ke kepolisian. Pagi itu, kami langsung ke Polsek Gunung Pati, pukul 08.00 kami tiba, membuat keterangan, surat kehilangan dan menyerahkan barang bukti berupa tas yang ditnggal Si Pencuri di Jemuran. Jam 10.00 WIB polisi datang ke kos untuk melihat dan menyelidiki kasus ini. Meski polisi juga belum bias menemukan pelakunya. Kami betul-betul tidak menyangka kejadian seperti ini menimpa kami.


Interpretasi

Kejadian ini adalah peringatan besar untuk kami. Sejak itu, saya dan Devi terus waspada. Aku telah memasang gembok di pintu belakang. Dan kamarku selalu dikunci meski kami hanya keluar sebentar.


Demikian Pembahasan Tentang Pengertian Teks Eksemplum, Ciri, Struktur, Unsur Kebahasaan dan Contoh dari Pendidikanmu

Please rate this