Pengertian Sel, Struktur, Komponen, Fungsi dan Jenisnya

5/5 (1)

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Sel? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, struktur, komponen, fungsi dan jenisnya.

Pengertian Sel, Struktur, Komponen, Fungsi dan Jenisnya

Pengertian Sel

Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Kata sel itu sendiri dikemukakan oleh Robert Hooke (1635-1703) yang berarti kotak-kotak kosong, setelah ia mengamati sayatan gabus dengan mikroskop. Selanjutnya disimpulkan bahwa sel terdiri dari kesatuan zat yang dinamakan protoplasma.

Istilah protoplasma pertama kali dipakai oleh Johannes Purkinje. Menurut Johannes Purkinje protoplasma dibagi menjadi dua bagian yaitu sitoplasma dan nukleoplasma. Schwaan dan Schleiden (1838), menyatakan bahwa tumbuhan dan hewan mempunyai persamaan, yaitu tubuhnya tersusun oleh sel-sel. Selanjutnya, teori tersebut dikembangkan menjadi suatu teori, antara lain:

  1. Sel merupakan satuan struktural terkecil organisme hidup.
  2. Sel merupakan satuan fungsional terkecil organisme hidup.
  3. Sel berasal dari sel dan organisme tersusun oleh sel.

Struktur Sel

Dibawah ini terdapat beberapa struktur sel, antara lain:


  • Membran Sel

Membran sel merupakan selaput yang terletak paling luar dan tersusun dari senyawa kimia lipoprotein (gabungan dari senyawa lemak atau lipid dengan senyawa protein). Membran sel disebut juga membran plasma atau selaput plasma. Fungsi dari membran sel ini merupakan sebagai pintu gerbang yang dilalui zat, baik menuju atau meninggalkan sel.


  • Inti Sel

Inti sel bertugas mengontrol kegiatan yang terjadi di sitoplasma. Fungsi dari inti sel adalah mengatur semua aktivitas (kegiatan) sel, karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi DNA untuk mengatur sintesis protein. Inti sel terdiri dari bagian-bagian, antara lain:

  1. Selaput inti (karioteka)

  2. Nukleoplasma (kariolimfa)

  3. Kromatin atau kromosom


  • Organel Sel (Sitoplasma)

Organel Sel (Sitoplasma) merupakan agian yang cair dalam sel. Khusus untuk cairan yang beradal dalam inti sel dinamakan nukleoplasma. Penyusun utama dari sitoplasma adalah air (90%). Berfungsi sebagai pelarut zat-zat kimia serta sebagai media terjadinya reaksi kimia sel. Organel sel adalah benda-benda yang terdapat dalam sitoplasma dan bersifat hidup serta menjalankan fungsi-fungsi kehidupan.


Komponen Sel

Dibawah ini terdapat beberapa komponen-komponen sel, antara lain:

  • Ribosom (ergastoplasma) adalah organel sel terkecil di dalam sel. Fungsi dari ribosom adalah sebagai tempat sintesis protein.
  • Retikulum endoplasma (RE) adalah struktur berbentuk benang-benang yang bermuara di inti sel. Dikenal dua jenis retikulum endoplasma, antara lain:
  1. (1) Retikulum endoplasma granuler (retikulum endoplasma kasar). RE kasar tampak kasar karena ribosom menonjol di permukaan sitoplasmik membrane;

  2. (2) Retikulum endoplasma agranuler (retikulum endoplasma halus). RE halus diberi nama demikian karena permukaan sitoplasma tidak mempunyai ribosom.

  • Mitokondria (the power house). Fungsi mitokondria adalah sebagai pusat respirasi seluler yang menghasilkan banyak energi ATP. Secara garis besar, tahap respirasi pada tumbuhan dan hewan melewati jalur yang sama, yang dikenal sebagai daur atau siklus Krebs yang berlangsung di dalam mitokondria.
  • Lisosom. Fungsi dari organel ini adalah sebagai penghasil dan penyimpan enzim pencernaan seluler.
  • Badan golgi (aparatus golgi/diktiosom) berhubungan dengan fungsi menyortir dan mengirim produk sel. Badan golgi berperan penting dalam sel-sel yang secara aktif terlibat dalam sekresi. Muka cis berfungsi sebagai penerima vesikula transpor dari RE. Muka trans berfungsi mengirim vesikula transpor. Vesikula transpor adalah bentuk transfer dari protein yang disintesis RE.
  • Sentrosom (sentriol) berbentuk bintang yang berfungsi dalam pembelahan sel baik mitosis maupun meiosis.

Plastida berperan dalam fotosintesis. Plastida adalah bagian dari sel yang bisa ditemui pada alga dan tumbuhan (kingdom plantae). Dikenal tiga jenis plastida, antara lain:

  1. (1) Leukoplas: berwarna putih berfungsi sebagai penyimpanan makanan;

  2. (2) Kloroplas: plastida berwarna hijau, berfungsi menghasilkan klorofil dan sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis;

  3. (3) Kromoplas: plastida yang mengandung pigmen.

  • Vakuola (rongga sel) berisi: garam-garam organik, glikosida, tanin (zat penyamak), minyak eteris (misalnya jasmine pada melati, roseine pada mawar, zingiberine pada jahe), alkaloid (misalnya kafein, kinin, nikotin, likopersin, dll), enzim, dan butir-butir pati.
  • Mikrotubulus berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel dan sebagai rangka sel. Selain itu, mikrotubulus berguna dalam pembentukan sentriol, agela, dan silia.
  • Mikro lamen terbentuk dari komponen utamanya yaitu protein aktin dan miosin (seperti pada otot). Mikro lamen berperan dalam pergerakan sel.
  • Peroksisom (badan mikro) senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengandung enzim oksidae dan katalase (banyak disimpan dalam sel-sel hati).

Jenis-Jenis Sel

Dibawah ini terdapat dua jenis-jenis sel, antara lain:


  • Sel Prokariotik

Sel Prokariotik merupakan makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti sel (= karyon), sedangkan eukariota memiliki membran inti sel. Semua prokariota adalah uniseluler, kecuali myxobacteria yang sempat menjadi multiseluler di salah satu tahap siklus hidup biologinya.


  • Sel Eukariotik

Sel Eukariotik merupakan organisme dengan sel yang memiliki nukleus dan organel bermembran lainnya.


Perbedaan Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik

  • Perbedaan struktur sel prokariotik dan struktur eukariotik

Bagian Sel

Prokariot

Eukariot

Inti selTanpa membran/selaput disebut nukleoidSelaput inti ada, disebut inti sel (nukleus)
Penutup selBerupa kapsul (fungsi berbeda dengan dinding sel pada tumbuhan)Tidak ada pada hewan, pada tumbuhan ada dinding sel
Retikulum endoplasmaTidak adaAda
Badan golgiTidak adaAda
MitokondriaTidak adaAda
Lisosom sentriolTidak adaAda
RibosomAda pada sitoplasmaAda (pada sitoplasma dan retikulum endoplasma)
DNA (bahan gen)Berbentuk cincin bercampur dengan sitoplasmaBerbentuk pita spiral ganda (double helix) terdapat pada inti, mitokondria, dan kloroplas (pada tumbuhan)

  • Perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan

Ada dua macam sel eukariotik yang mempunyai materi penyusun relatif berbeda, yaitu sel hewan dan sel tumbuhan.

Komponen

Sel Tumbuhan

Sel Hewan

UkuranSel tumbuhan lebih besar daripada sel hewanSel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan
BentukTetapTidak tetap
Dinding selAdaTidak tetap
PlastidAdaTidak tetap
LisosomTidak adaAda (untuk pencernaan makanan secara pinositosis/fagositosis)
SentridaTidak adaAda
Badan golgiDuktiosomBadan golgi
VakuolaPada sel muda kecil dan banyak, pada sel dewasa tunggal dan besarTidak mempunyai vakuola, walaupun terkadang beberapa sel hewan uniseluler memiliki vakuola yang berukuran kecil baik pada sel muda maupun sel dewasa
Flagella / silliaTidak adaAda tetapi tidak semua
KlorofilAdaTidak ada

Demikian Pembahasan Tentang Pengertian Sel, Struktur, Komponen, Fungsi dan Jenisnya dari Pendidikanmu
Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Please rate this