Pengertian Teks Prosedur Kompleks, Ciri, Struktur, Kaidah dan Contoh

5/5 (1)

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Teks Prosedur Kompleks? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, ciri, struktur, kaidah dan contoh.

Pengertian Teks Prosedur Kompleks, Ciri, Struktur, Kaidah dan Contoh

Pengertian Teks Prosedur Kompleks

Teks Prosedur Kompleks merupakan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan. Banyak aktivitas di sekitar kita yang harus dilakukan sesuai prosedur, seperti: cara membuat SIM (Surat Izin Mengemudi), cara membuat KTP (Kartu Tanda Penduduk, cara menggunakan ATM, cara membuat botol kaca dan lainnya.


Pengertian Teks Prosedur Kompleks Menurut Para Ahli

Dibawah ini terdapat beberapa pengertian teks prosedur kompleks menurut para ahli, antara lain:


1. Menurut Kosasih

Teks Prosedur Kompleks merupakan suatu teks yang menjelaskan langkah-langkah secara lengkap, jelas, dan terperinci tentang cara melakukan sesuatu.


2. Menurut Mahsun

Teks Prosedur Kompleks merupakan salah satu dari jenis teks yang termasuk genre faktual subgenre prosedural.


Ciri-Ciri Teks Prosedur Kompleks

  1. Dibawah ini terdapat beberapa ciri-ciri teks prosedur kompleks, antara lain:
  2. Dalam teks prosedur kompleks banyak menggunakan konjungsi temporal atau kata penghubung yang menyatakan urutan waktu, seperti: pertama, kedua, ketiga, dan setelah.
  3. Menggunakan verba material (melakukan, menilang) dan verba tingkah laku (menerima, menolak).
  4. Kalimat teks prosedur kompleks banyak menggunakan kalimat perintah.
  5. Konsekuensi penggunaan kalimat perintah, banyak pula pemakaian kata kerja imperatif, yakni kata yang menyatakan perintah, keharusan, atau larangan. Contoh: Pahami kesalahan Anda, Jangan serahkan STNK atau SIM begitu saja, atau Terima atau tolak tuduhan.
  6. Ada langkah-langkah atau cara-cara yang sudah ditentukan untuk melaksanakan tujuan. Langkah-langkah sudah disusun berurutan.
  7. Dalam teks prosedur kompleks sering dijumpai syarat-syarat yang harus dipenuhi, jika tidak terpenuhi maka langkah selanjutnya tidak dapat dilaksanakan. Syarat-syarat atau pilihan dalam teks prosedur kompleks diungkapkan dengan konjungsi jika, apabila, dan seandainya. Dalam petunjuk yang berupa resep, dikemukakan pula gambaran rinci tentang nama benda yang dipakai, termasuk jumlah, urutan, ataupun bentuknya.

Tujuan Teks Prosedur Kompleks

Tujuan Teks Prosedur Kompleks adalah untuk menunjukan ataupun menguraiakan bagaimana mengerjakan sesuatu dengan cara-cara yang urut.


Strurktur Teks Prosedur Kompleks

Dibawah ini terdapat beberapa struktur teks prosedur kompleks, antara lain:


1. Tujuan

Bagian tujuan dari teks prosedur dapat berupa judul dan juga berisikan tujuan dari pembuatan teks prosedur tersebut atau hasil akhir yang akan di capai jika kita melakukan tahapan pada teks prosedur tersebut.


2. Material

berisikan bahan-bahan, alat-alat, atau material yang diperlukan, namun tidak tidak semua teks prosedur terdapat bagian ini. Pada umumnya penggunaan bagian material terdapat pada teks prosedur tentang pembuatan suatu hal seperti makanan dan sebagainya.


3. Cara

Pada bagian ini berisikan cara-cara yang harus ditempuh untuk memperoleh hasil sesuai dengan tujuan teks prosedur. Pada bagian ini setiap langkah harus dilakukan secara urut tidak boleh secara acak dalam melakukannya.


Kaidah Kebahasan Teks Prosedur Kompleks

Dibawah ini terdapat beberapa kaidah kebahasaan teks prosedur kompleks, antara lain:


1. Konjungsi

Terdapat banyak sekali konjungsi pada teks prosedur yang menyatakan waktu “kegiatan”, seperti kemudian, setelah itu, lalu dan selanjutnya. Kata-kata seperti itu hadir sebagai kosekuensi dari langkah-langkah penggunaan sesuatu yang bersifat kronologis.


2. Kata Kerja Imperatif

Pada teks prosedur banyak dijumpai kalimat perintah. Konsekuensi dari penggunaan kalimat perintah, banyak pula pemakaian kata kerja imperatif, yakni kata yang menyatakan perintah, keharusan atau larangan.


3. Verba Material dan Tingkah Laku

verba material merupakan yang mengacu pada tindakan fisik sedangkan verba tingkah laku ialah tindakan yang dilakukan dengan ungkapan.


4. Partisipan Manusia

dalam segi partisipan manusia secara umum kita cukup memeriksa apakah pada teks prosedur kompleks yang kita sunting terdapat partisipan manusia dan partisipan manusianya bukan secara khusus.


Contoh Teks Prosedur Kompleks

Dibawah ini terdapat beberapa contoh teks prosedur kompleks, antara lain:


Contoh Ke-1 : Cara Membuat Nasi Goreng Kepepet

Di bawah ini merupakan cara untuk membuat nasi goreng kepepet. Sesuai dengan namanya Nasi Goreng Kepepet yang berarti nasi goreng yang di buat pada keadaan kepepet serta bahan seadanya. Untuk kalian yang ingin mencoba membuat nasi goreng ini kalian bisa siapkan bahan-bahan dan ikuti langkah-langkah sebagai berikut.

Bahan-bahan:

  • Sepiring nasi
  • 2 siung bawang merah, 1 siung bawang putih, Daun bawang (onclang), Tomat, Cabe rawit, Bawang Goreng, Telur ayam.
  • Kecap manis, 1 sendok teh garam, kaldu bubuk

Langkah-langkah membuat:

  1. Iris tomat, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, dan daun bawang.
  2. Tumis bawang merah dan putih hingga harum lalu masukan irisan daun bawang.
  3. Lalu masukan nasi serta irisan tomat.
  4. Lalu masukan telur, kaldu bubuk, kecap manis serta garam secukupnya. Aduk hingga merata.
  5. Setelah merata dan kecap kering, nasi goreng kepepet siap disajikan.

Contoh Ke-2 : Cara Menghidupkan Komputer Yang Benar

Dijaman yang serba maju ini, komputer sudah menjadi salah satu barang yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Entah itu untuk keperluan kerja, sekolah, ataupun hiburan. Dalam pengoprasian komputer kita memerlukan prosedur dalam penggunaannya. Mulai dari menghidupkan komputer sampai dengan mematikan komputer itu sendiri. Bagi kalian yang ingin tahu tata cara untuk menghidupkan komputer kalian bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Pastikan kabel-kabel yang terhubung sudah terpasang dengan tepat dan benar.
  • Hidupkan stabilizer voltage jika anda memilikinya.
  • Tekan tombol power yang terdapat pada monitor untuk menghidupkan monitor.
  • Tekan juga tombol power pada CPU untuk menghidupkan CPU.
  • Tunggu hingga proses booting OS selesai.
  • Setelah muncul layar desktop artinya komputer telah siap pakai.

Contoh Ke-3 : Cara Mematikan Komputer yang Benar

Setelah sebelumnya kita membahas cara untuk menghidupkan komputer yang benar sekarang saatnya untuk membahas bagaimana cara untuk mematikan komputer yang benar. Di bawah ini akan dibagi menjadi dua bagian, pada bagian pertama akan dibahas tata cara mematikan komputer pada windows XP, Vista, dan Windows 7 setelah itu pada bagian kedua kita akan membahas bagai mana cara untuk mematikan komputer yang benar pada windows 8.

Untuk cara mematikan komputer pada windows XP, Vista, dan windows 7 yang benar, antara lain:

  • Klik menu “START” yang berada pada pojok kiri bawah layar.
  • Lalu klik “shutdown”.
  • Lalu Pilih “OK”.
  • Tunggu hingga komputer mati.
  • Setelah komputer mati, matikan stabilizer dengan cara menekan tombol power setelah itu cabut kabel listrik untuk memutuskan arus.

Untuk cara mematikan komputer pada windows 8 yang benar, antara lain:

  • Arahkan pointer mouse ke pojok kanan bawah.
  • Pilih, setelah itu klik setting.
  • Klik power, setelah itu klik shutdown.
  • Tunggu hingga komputer dalam keadaan benar-benar mati.
  • Setelah itu matikan stabilier dan cabut kabel arus listirk.

Contoh Ke-4 : Cara Membuat Slime yang Mudah Dan Aman

Slime merupakan salah satu mainan favorit untuk anak-anak yang bisa kita dapatkan dengan membeli di toko mainan. Tapi kita juga bisa membuat slime sendiri di rumah dengan cara berikut ini:

Bahan-bahan:

  • 1 botol slime activator yang dapat diperoleh di toko-toko terdekat.
  • 1 botol cusson baby oil.
  • Pewarna makan ( warna di sesuaikan dengan kesukaan).
  • 1 botol lem povinal.
  • Sendok dan Piring.

Cara membuat:

  1. Campur lem povinal dengan pewarna makanan dalam piring hingga warna merata.
  2. Setelah tercampur merata selanjutnya tambahkan slime activator dengan cara menuangkannya sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga campuran membentuk gel dan tidak lengket dipiring.
  3. Selanjutnya tambahkan cussons baby oil agar slime tidak lengket di tangan.
  4. Slime siap untuk digunakan bermain.

Demikian Pembahasan Tentang Pengertian Teks Prosedur Kompleks, Ciri, Struktur, Kaidah dan Contoh dari Pendidikanmu
Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Please rate this