Fungsi Akar Pada Tumbuhan

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Akar? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: Fungsi akar pada tumbuhan.

fungsi akar

Pengertian Akar

Akar adalah salah satu organ tumbuhan yang paling vital. Tumbuhan tidak dapat bergerak dengan bebas (mobile) seperti hewan dan manusia, namun tumbuhan mempunyai akar untuk tetap tegak berdiri. Selain sebagai penopang tubuh tumbuhan seperti pada akar tunggang dan serabut.


Fugsi Akar

Berikut dibawah ini terdapat beberapa fungsi akar, antara lain sebagai berikut:


1. Fungsi Penopang Tumbuh Tegaknya Tanaman

Fungsi akar yang paling utama adalah sebagai organ penopang tumbuh tegaknya tanaman. Akar tumbuh menembus tanah, memanjang, kemudian mengait tanah dan membuat tumbuhan kuat menahan terpaan angin. Semakin tumbuh memanjang dan membesar, kemampuan akar dalam menopang tanaman akan semakin kuat.


2. Fungsi Penyerapan Air dan Hara

Fungsi akar bagi tanaman selanjutnya adalah sebagai organ penyerap air dan nutrisi tanah. Fungsi akar ini ditinjau terutama oleh rambut akar. Rambut akar mampu menyerap nutrisi organik dan anorganik dalam larutan dengan gradien konsentrasi tertentu. Keberadaan air tanah sangat menunjang kemampuan dan fungsi akar yang satu ini. Pada tanah dengan kondisi titik layu permanen, fungsi akar dalam menyerap nutrisi tanah akan terhambat secara otomatis.


3. Fungsi Penyimpanan Cadangan Makanan

Akar juga dapat berfungsi sebagai organ penyimpan cadangan karbohidrat dan air.  Beberapa akar tanaman dengan kemampuan menyimpan cadangan makanan misalnya akar wortel, ubi jalar, dan bengkuang. Adapun akar yang mampu menyimpan sejumlah besar air misalnya akar-akar dari tanaman gurun (higrofit). Akar tanaman higrofit bahkan ada yang mampu menyimpan lebih dari 70 kg air dalam jaringannya.


4. Fungsi Melakukan Fotosintesis

Fotosintesis tidak hanya bisa dilakukan di daun. Beberapa akar tanaman yang mengandung klorofil juga diketahui dapat melakukan aktivitas metabolisme ini. Tanaman-tanaman seperti anggrek epifit dan akar pohon bakau mengubah karbondioksida dan air menjadi karbohidrat. Kemampuan tanaman-tanaman tersebut juga merupakan salah satu fungsi akar pada tumbuhan yang tidak bisa dilupakan.


5. Fungsi Respirasi

Akar juga dapat berfungsi sebagai alat respirasi bagi tumbuhan. Fungsi akar satu ini dapat kita temukan pada akar tanaman beringin, akar tanaman bakau, dan akar beberapa tanaman lain yang habitatnya tergenang air (hidrofit). Akar yang termodifikasi fungsinya sebagai alat respirasi disebut pneumatophores. Struktur sel dan jaringan penyusun akar ini memungkinkan terjadinya difusi udara.


6. Fungsi Gerakan Tanaman

Akar juga dapat membantu gerakan tanaman. Melalui mekanisme gerak tropisme seperti geotropisme, fototropisme, tigmotropisme, kemotropisme, dan hidrotropisme, akar membantu tanaman untuk menemukan air dan hara dalam tanah. Fungsi akar bagi tanaman ini menunjang metabolisme tanaman untuk melakukan proses fotosintesis.


7. Fungsi Reproduksi

Pada beberapa tanaman, akar juga berfungsi sebagai organ reproduksi. Melalui perbanyakan vegetatif stolon dan rhizoma, tanaman memperbanyak dirinya, melakukan duplikasi, dan berkembang biak. Pada tanaman dengan akar berbonggol seperti ubi jalar dan bengkoang, kemampuan dan fungsi akar ini juga dimiliki.


Struktur Anatomi Akar

Berikut dibawah ini terdapat beberapa struktur anatomi akar, antara lain sebagai berikut:


  • Epidermis

Dalam struktur anatomi akar, epidermis merupakan bagian terluar dari akar yang berasal dari protoderm. Sel epidermis akar berdinding tipis, tersusun rapat dan biasanya tidak memiliki kutikula sehingga mudah ditembus air. Pada bagian epidermis ini tumbuh rambut-rambut akar yang berfungsi untuk pengambilan air dan garam mineral. Rambut-rambut akar merupakan modifikasi dari sel sepidermis akar. Pertumbuhan rambut-rambut akar menyebabkan permukaan akar lebih luas sehingga proses penyerapan lebih efisien.


  • Korteks

Setelah epidermis, struktur anatomi akar dilanjut dengan keberadaan korteks yang tersusun atas jaringan parenkim. Jaringan parenkim ini berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan. Dalam sel-sel korteks terdapat cadangan makanan berupa amilum dan substansi lain.

Sel-sel korteks berbentuk relatif bulat (isodiametris) dengan ruang interseluler yang jelas. Air dan garam-garam mineral yang masuk melalui bulu akar akan melewati sel-sel korteks melalui ruang-ruang interseluler yang disebut dengan peristiwa transportasi ektravasikuler secara apoplas.


  • Endodermis

Endodermis merupakan jaringan antara korteks dan silinder pusat atau stela. Jaringan ini terdiri dari satu lapis sel dengan dinding sel yang tebal dan mengandung lilin. Di jaringan endodermis ini terjadi pengaturan pemasukan air ke dalam jaringan angkut yang berada di dalam silinder pusat.


  • Perisikel

Perisikel pada umumnya hanya selapis sel-sel parenkimatous di sebelah dalam endodermis pada bagian perifer berkas vaskuler. Perisikel memiliki kapasitas meristematis, sering disebut perikambium.


  • Silinder pusat (stele)

Silinder pusat atau stele merupakan bagian terdalam dari struktur anatomi akar. Jaringan pembuluh primer dikelilingi oleh kumpulan sel yang disebut jaringan perisikel yang terletak berdampingan. Jaringan perisikel ini bersifat meristematis dan mampu membentuk cabang akar. Bagian dalam perisikel ini terdapat jaringan sekunder, yaitu floem dan xilem.

Sel-sel pada perisikel mudah membelah dan membentuk percabangan, sehingga pertumbuhan cabang akar bersifat endogen. Fungsi dari perisikel ini yaitu sebagi penunjang pertumbuhan sekunder dan pertumbuhan akar ke samping. Xilem dan floem terletak pada bagian dalam perisikel. Stele ini dapat membentuk empulur pada tumbuhan monokotil tetapi tidak pada tumbuhan dikotil.


Bagian-Bagian Akar

Berikut dibawah ini terdapat beberapa bagian-bagian akar, antara lain sebagai berikut:


1. Tudung akar

Tudung akar adalah akar yang hidup dibagian ujungnya yang bernama Kaliptra yang memiliki sel jaringan parenkim yang didalamnya mengandung  sari tepung. Fungsi Kaliptra adalah menjaga dan merawat sistem kinerja nya sekaligus bertugas melembabkan akar agar tidak mengalami gesekan dengan partikel tanah.

Daerah pengembangan sel akar yang berbeda fungsi. Jenis sel akar yang dimaksud adalah akar tumbuhan monokotil dan dikotil sebagai pembelahan sel untuk proses pertumbuhan akar selanjutnya sebagai daerah menetapnya rambut rambut akar


2. Inti akar

Inti akar adalah bagian akar yang berada pada pusat akar yaitu ditengah seputar bonggol akar. Inti akar terbagi menjadi dua bagian, terdiri dari:

  • Pembuluh tapis yang berfungsi membantu dan melancarkan proses fotosintesa
  • Pembuluh kayu yang berfungsi menyebarkan air dan nutrisi makanan menuju tulang daun

3. Rambut akar

Rambut akar mempunyai karakter unik yaitu berserabut tidak beraturan tetapi berstruktur halus yang melekat kuat pada kulit akar bagian luar yang berfungsi menyerap semua air dan garam mineral yang ada dikedalamam tanah.


4. Batang akar

Batang akar adalah batang yang terletak ditengah tengah diantara pangkal akar dan ujung akar yang berkembang dan tumbuh bercabang cabang  dalam skala bentuknya yang kecil kecil.


5. Ujung akar

Bagian akar yang termuda dan seperti tunas yang terus menerus mengalami pertumbuhan dan pergantian akar baru pada waktu yang sudah menjadi ketentuan sel akar.


Jenis-Jenis Akar Pada Tumbuhan

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis akar pada tumbuhan, antara lain sebagai berikut:


1. Akar Serabut

Akar serabut berbentuk seperti serabut. Ukuran akar serabut relatif kecil, tumbuh di pangkal batang, dan besarnya hampir sama. Akar semacam ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping satu (monokotil). Misalnya kelapa, rumput, padi, jagung, dan tumbuhan hasil mencangkok.


2. Akar Tunggang

Akar tunggang adalah akar yang terdiri atas satu akar besar yang merupakan kelanjutan batang, sedangkan akar-akar yang lain merupakan cabang dari akar utama. Perbedaan antara akar utama dan akar cabang sangat nyata. Jenis akar ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua (dikotil). Misalnya, kedelai, mangga, jeruk, dan melinjo.


3. Akar Tunjang

Akar penunjang adalah akar pohon pandan dan bakau. Akar ini berguna untuk menunjang batang agar tidak rebah. Akar ini tumbuh dari bagian bawah akar ke segala arah.


4. Akar Nafas

Akar nafas merupakan cabang cabang dari akar tumbuhan tersebut. Akar tersebut tumbuh keatas sehingga muncul dipermukaan tanah atau air. Akar nafas berguna untuk keluar masuknya udara kedalam tumbuhan. Misalnya akar pohon bakau.


5. Akar Pelekat

Contoh akar pelekat adalah akar pohon sirih. Akar pelekat tumbuh pada buku-buku batang. Akar jenis ini dimiliki oleh tumbuhan-tumbuhan yang merambat atau memanjat.


6. Akar Gantung

Akar yang tumbuhan dari bagian-bagian tumbuhan di atas tanah. Akar tersebut menggantung di udara.


Daftar Pustaka:

  • Agustina, Tri Wahyu. 2010. Anatomi Tumbuhan. Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD: Bandung
  • Hidayat, Estiti B. 1995. Anatomi Tumbuhan Berbiji. Penerbit ITB: Bandung
  • Team Dosen. 2013. Buku Petunjuk Praktikum Anatomi Tumbuhan. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Demikian Pembahasan Tentang 7 Fungsi Akar: Pengertian, Struktur, Bagian dan Jenisnya dari Pendidikanmu