Pengertian Makalah

5/5 (2)

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Makalah? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, ciri, fungsi, jenis, susunan dan contoh.

Pengertian Makalah

Pengertian Makalah

Makalah adalah salah satu jenis karya tulis yang bersifat ilmiah dengan pembahasan permasalahan tertentu. pada umumnya pembuatan makalah bertujuan untuk memenuhi tugas tertentu seperti tugas akademik dan tugas non akademik.


Ciri-Ciri Makalah

Dibawah ini terdapat lima (5) ciri-ciri makalah, antara lain:


1. Akurat dan Menyeluruh

Maksudnya disini ialah makalah yang dibuat haruslah menyajikan fakta-fakta dan gagasan yang akurat, lengkap dan tuntas.


2. Memiliki Sumber yang Dapat Dipercaya

Maksudnya disini ialah ciri yang paling penting dari setiap makalah, dimana makalah yang bagus mengakui sumbangan penulis lain yang karyanya tentang topik sejenis.


3. Seimbang

Makalah yang dibuat harus mempunyai sudut pandang yang dibicarakan secara obyektif dan seimbang dengan memperhatikan kekuatan dan kelemahan masing-masing.


5. Tertata dengan Baik

Penulisan sebuah makalah harus tertata dengan baik dan rapi, mempunyai tujuan yang jelas sehingga mudah untuk dipahami oleh pembaca.


Fungsi Makalah

Dibawah ini terdapat empat (4) fungsi dari makalah, antara lain:

  1. Makalah dibuat untuk melatih penulis agar mampu menyusun karya ilmiah secara benar dan cermat, sehingga menjadi semakin menarik dan mudah untuk dicerna oleh pembacanya.
  2. Memperluas wawasan dan pengetahuan bagi penulisnya.
  3. Memberikan sumbangan pemikiran baik berupa konsep teoris maupun konsep praktis.
  4. Memberikan manfaat bagi perkembangan konsep keilmuan maupun pemecahan masalah.

Jenis-Jenis Makalah

Dibawah ini terdapat empat (4) jenis-jenis dari makalah, antara lain:


1. Makalah Deduktif

Makalah deduktif adalah makalah yang berdasarkan pada kajian teoritis dan relevan dengan permasalahan yang dibahas.


2. Makalah Induktif

Makalah ini merupakan suatu makalah yang ditulis berdasarkan data yang empiris dan bersifat objektif berdasar pada apa yang di peroleh dari lapangan.


3. Makalah Kajian

Makalah kajian adalah makalah yang biasanya digunakan sebagai sarana pemecahan suatu permasalan yang kontroversial.


4. Makalah Kerja

Makalah kerja merupakan makalah yang dibuat dari hasil penelitian, dan memungkinkan penulis untuk berargumentasi dari suatu permasalahan yang dibahas dan didapatkan dari proses penelitian tersebut.


Susunan Makalah

Dibawah ini terdapat empat (4) susunan dari makalah, antara lain:


1. Judul

Nama yang dipakai untuk buku, skripsi, makalah atau bab yang di dalamnya dapat menyiratkan secara pendek isi atau  maksud.


2. Pendahuluan

Pada bagian ini dikemukakan persoalan yang akan dibahas (latar belakang masalah, masalah, prosedur pemecahan masalah dan sistematika uraian.


3. Isi

Mendemonstrasikan kemampuannya dalam menjawab masalah yang diajukan. Bagian ini boleh saja terdiri atas lebih dari satu bagian.


4. Kesimpulan

Bagian ini merupakan kesimpulan dan bukan ringkasanan isi. Kesimpulan adalah makna yang diberikan penulis terhadap hasil diskusi/uraian yang telah dibuatnya pada bagian isi. Dalam mengambil kesimpulan tersebut,  penulis makalah harus mengacu kembali ke permasalahan yang diajukan dalam bagian pendahuluan.


Contoh Makalah

Makalah Tentang Pendidikan Karakter

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat, taufik serta hidayahnya dan tentunya nikmat sehat sehingga penyusunan makalah ini selesai sesuai dengan apa yang diharapkan. Shalawat serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW dan tak lupa saya ucapkan terimakasih atas semua pihak yang ikut membantu penyusunan makalah tentang pendidikan karakter. Penyusunan makalah ini bertujuan untuk memberikan penjelasan tentang pendidikan karakter baik itu dari sisi pengertian pendidikan karakter maupun keberadaan serta peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan sebuah bangsa khususnya Indonesia. Semoga apa yang kami sampaikan melalui makalah ini dapat menambah wawasan baik itu untuk kami pribadi sebagai penulis maupun dunia pendidikan pada umumnya.

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini, oleh karena itu kami sangat mengharap adanya kritik dan saran yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah ini. Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak – pihak yang sudah membantu dalam penyusunan makalah ini.

Makassar, 02 April 2019

Penyusun

DAFTAR ISI

Halaman Judul

Kata Pengantar

Daftar Isi

BAB I          PENDAHULUAN

                    1.1. Latar Belakang

                    1.2. Rumusan Masalah

                    1.3. Tujuan

                    1.4. Ruang Lingkup

BAB II        PEMBAHASAN

                    2.1. Pengertian Pendidikan Karakter

                    2.2. Contoh Program Pendidikan Karakter

                    2.3. Peran Pendidikan Karakter

BAB III       PENUTUP

                    3.1. Kesimpulan

                    3.2. Saran

Daftar Pustaka

BAB I

PENDAHULUAN


1.1. LATAR BELAKANG

Sebagai Negara yang besar dan dengan sumber daya alamnya yang melimpah pada dasarnya Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu Bangsa yang maju, bermartabat dan lebih baik dari saat ini, dan itu semua dapat terwujud tentunya dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif dan memiliki visi yang jelas dan terarah untuk kemajuan Bangsa. Untuk memenuhi tujuan terciptanya sumber daya manusia yang berkualitas tentunya pendidikan adalah faktor terpenting yang tidak dapat dipisahkan.

Hal ini sesuai dengan UU No 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional pada pasal 3 (tiga) yang menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tujuan dari pendidikan nasional tidak saja hanya mencetak sumber daya manusia yang cerdas akan tetapi juga mampu mencetak kepribadian yang berkarakter, berakhlak, kreatif, memiliki misi visi dan bertanggung jawab serta sebagai warga negara yang baik. Kesuksesan seseorang tidak pernah lepas dari potensi yang dimiliki oleh orang tersebut, potensi dalam arti tidak saja berbicara tentang skil akan tetapi meliputi kemampuan seseorang mengimplementasikan potensi yang dimiliki untuk orang banyak, kemampuan mengelola diri dan orang lain.

Berdasarkan penelitian di Harvard University Amerika Serikat ( Ali Ibrahim Akbar, 2000) mengungkapkan bahwa kemampuan teknis (Hard Skill) hanya memberikan kontribusi sekitar 20% terhadap kesuksesan seseorang, selebihnya sekitar 80% kesuksesan seseorang ditentukan oleh soft skill dan itu artinya karakteristik seseorang memiliki porsi yang lebih besar sebagai penentu sukses tidaknya seseorang dimana karakteristik seseorang sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan karakter yang ia serap.


1.2. RUMUSAN MASALAH

Penulis telah menyusun beberapa masalah yang akan dibahas dalam makalah ini sebagai batasan dalam pembahasan bab isi. Beberapa masalah tersebut antaralain :

  • Apa pengertian pendidikan karakter
  • Bagaimana Contoh program pendidikan karakter
  • Bagaimana peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa

1.3. TUJUAN PENULISAN

Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan dalam penulisan makalah ini sebagai berikut:

  • Untuk mengetahui apa itu pendidikan karakter
  • Untuk mengetahu contoh program pendidikan karakter
  • Untuk mengetahui peran pendidikan karakter dalam membangun kemajuan bangsa

BAB II

PEMBAHASAN


2.1. PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER

Pengertian karakter

Menurut Kamus Besar Bahasa Indoensia Karakter adalah Sifat – sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain.

Menurut (Ditjen Mandikdasmen-Kementerian Pendidikan Nasional) karakter adalah cara berfikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerjasama baik dalam lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.


Pengertian pendidikan

Berdasarkan (UU SISDIKNAS No 20 tahun 2003) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.


Pengertian pendidikan karakter

Pendidikan karakter adalah sebuah sistem yang menanamkan nilai karakter pada peserta didik yang mengandung komponen pengetahuan, kesadaran individu, tekad serta adanya kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nilai – nilai baik terhadap Tuhan YME, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan maupun bangsa. Sementar itu menurut Lickona pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan dan melakukan nilai – nilai etika yang inti.


2.2. CONTOH PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER

A. Lingkungan Sekolah

Training Guru

Program ini tujuannya adalah memberikan wawasan dan pelatihan kepada guru untuk memahami para anak didiknya dari segi psikologis yang kemudian dapat mempermudah dalam menentukan metode yang paling tepat untuk mendidik para siswanya melaui pendekatan psikologis sehingga para anak didik dapat menyerap materi yang disampaikan tanpa adanya beban ataupun rasa takut karena perbedaan status antara guru dan siswa namun tentunya tanpa mengurangi kode etik dan norma etika dan sopan santun

Program Kurikulum Pendidikan Karakter

Program ini di khususkan untuk suksesnya pendidikan karakter di sekolah, disamping pemberian materi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada para siswa.


B. Lingkungan Keluarga

Karakter akan terbentuk dari apa yang kita lihat, kita rasakan, dan dari sebuah aktifitas yang sering kita lakukan yang kemudian menjadi sebuah kebiasaan dan pada akhirnya akan menjadi sebuah kepribadian yang juga disebut dengan karakter.

Pada dasarnya setiap manusia memiliki 3 hubungan yaitu hubungan dengan diri sendiri, hubungan sosial dan alam sekitar dan hubungan dengan Tuhan YME. Dari ketiga hubungan tersebut akan menciptakan pemahaman kepada anak yang selanjutnya menjadi sebuah keyakinan dan dari sebuah pemahaman tersebut akan menentukan cara anak dalam memperlakukan dunianya.

Positf atau negatif perilaku anak sangat tergantung dengan positif atau negatifnya pemahaman anak tersebut dalam memahami atau memandang sebuah permasalahan atupun objek dan segala sesuatu yang terdapat disekitarnya.

Membangun karakter anak sejak usia dini memiliki efek yang membekas dan akan tetap tertanam sampai anak itu tumbuh lebih dewasa dan mampu menjadi filter dari apa yang ia temukan di lingkungan sosial yang lebih luas yaitu masyarakat. Dari lingkungan keluarga ini lah persespsi anak akan terbentuk oleh karena itu berikanlah pemahaman yang positif terhadap baik dalam bentuk komunikasi maupun sikap dan berikan kesempatan kepada anak untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitar dengan tetap adanya kontrol yang seimbang.


2.3. PERAN PENDIDIKAN KARAKTER

Dunia pendidikan adalah sebagai instrumen penting sekaligus sebagai penentu maju mundurnya sebuah bangsa dan lembaga pendidikan adalah sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi perkembangan pendidikan karakter. Keduanya merupakan satu kesatuan yang seharusnya berjalan seiring dan berimbang karena seperti yang sudah diungkapkan pada bab pendahuluan bahwa kesuksesan seseorang 80% ditentukan dari karakteristik seseorang apakah mampu mengelola potensi yang dimiliki serta mampu mengelola orang lain. Makna dari mengelola tentunya bersifat psoitif yaitu mampu bekerjasama dan mengimplementasikan potensi yang dimiliki dalam sebuah tindakan yang kreatif.

Kemajuan suatu bangsa tidak akan tercapai hanya dengan tersedianya sumber daya alam yang melimpah dan orang-orang cerdas tanpa didukung dengan kepribadian yang positif. Di sinilah peran pendidikan karakter menjadi sangat penting untuk menciptakan manusia yang cerdas, kreatif dan berpepribadian yang luhur agar mampu mengelola sumber kekayaan alam sesuai dengan semestinya yaitu untuk membangun sebuah bangsa yang tidak hanya maju secara ekonomi atau tangguh dalam militer akan tetapi tidak mencerminkan bangsa yang bermartabat melainkan menjadi bangsa yang besar, mandiri dalam segala aspek dan bangsa yang berbudaya luhur dan bermartabat.


BAB III

PENUTUP


3.1. KESIMPULAN

Dari pembahasan di atas penulis dapat menyimpulkan beberapa hal yang mencakup tentang pendidikan karakter yaitu bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga dan lembaga pendidikan adalah sebagai motor penggerak untuk pengembangan pendidikan karakter melalui berbagai program baik itu yang ditujukan kepada para pengajar maupun kepada para anak didik atau siswa.

Pendidikan karakter suatu sistem untuk menanamkan nilai nilai kpribadian yang luhur yang meliputi hubungan terhadap diri sendiri, terhadap lingkungan sekitar dan hubungan terhadap Tuhan YME dimana semua itu terbentuk dari sebuah pemahaman terhadap apa yang dilihat, dirasa, dan didengar.

Tujuan dari pendidikan karakter adalah untuk meningkatkat kualitas dari pendidikan itu sendiri untuk menciptakan manusia yang cerdas, kreatif , berahlak dan memiliki kepribadian yang positif agar mampu mengelola dan mengambil peran dalam membangun bangsa yang bermartabat.


3.2. SARAN

Pemerintah adalah sebagai kontrol dunia pendidikan karena dari sinilah masa depan bangsa di tentukan, guru sebagai pendidik sudah sepantasnya dapat menentukan metode yang paling tepat untuk mendidik para siswanya melalui pendekatan psikologis agar tercipta suasana belajar yang nyaman dan kekeluargaan dan yang terakhir adalah orang tua sebagai orang terdekat dan merupakan tempat pertama seorang anak mengenal lingkungan hendaknya memberikan contoh yang positif dalam keseharian baik dalam bentuk sikaf maupun komunikasi yang bersidat searah dan dua arah.


Demikian Pembahasan Tentang Pengertian Makalah, Ciri, Fungsi, Jenis, Susunan dan Contoh dari Pendidikanmu
Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Please rate this