Materi Sendi

Hallo, Selamat Datang di Pendidikanmu.com, sebuah web tentang seputar pendidikan secara lengkap dan akurat. Saat ini admin pendidikanmu mau berbincang-bincang berhubungan dengan materi Sendi? Admin pendidikanmu akan berbincang-bincang secara detail materi ini, antara lain: pengertian, macam, pergerakan dan bagiannya.

Sendi

Pengertian Sendi

Sendi atau artikulasi adalah hubungan antara tulang yang membentuk sistem pergerakan pada manusia. Sendi memainkan peran penting dalam proses pergerakan manusia.

Pergerakan antara satu tulang dan tulang lainnya di sendi terikat oleh jaringan yang disebut ligamen. Pergerakan pada sendi dilapisi dengan minyak sendi. Ketika minyak sendi bocor di tulang, pergerakan sendi menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.


Macam-macam Sendi

Tergantung pada jenis gerakannya, sambungan dibagi menjadi tiga jenis:


1. Sendi mati (sinartrose)

Sendi tanpa celah sendi, sehingga tidak ada gerakan yang mungkin terjadi pada sendi ini. Contoh persendian yang mati adalah persendian yang menghubungkan tulang dengan tengkorak.


2. Sendi yang kaku (amfiartrose)

Sendi yang bisa bergerak tetapi terbatas. Misalnya, ada sendi di vertebra, sendi di pergelangan tangan dan sendi di tulang dada.


3. Gerakan sendi (radang sendi)

Sendi itu bisa digerakkan dengan bebas.

Gerakan sendi dapat dibagi menjadi 5 jenis, yaitu:


  • Sandi peluru adalah sambungan yang memungkinkan gerakan bebas di hampir semua arah, misalnya: sambungan antara lengan atas dan bahu.

Sendi-Peluru

  • Sendi engsel adalah sambungan yang memungkinkan pergerakan pesawat, pada engsel pintu atau jendela,  Sendi siku dan lutut.

Sendi-Engsel

  • Sendi putar adalah sendi yang memungkinkan gerakan melingkar, misalnya: sendi di vertebra serviks.

Sendi-Putar

  • Sendi geser adalah sendi yang memungkinkan perubahan antar tulang, sambungan di tulang belakang dan tulang telapak tangan.

Sendi-Geser

  • Sandi pelana adalah sambungan yang memungkinkan gerakan melingkar dan melengkung, misalnya: sambungan pada ibu jari.

Sendi-Pelana


Macam-Macam Gerak Pada Persendian

Berikut ini terdapat beberapa macam-macam gerak pada persendian, antara lain:


1. Gerakan terbalik dan eversi

Inverse movement adalah gerakan untuk membuka telapak kaki ke dalam, sedangkan gerakan inversi adalah gerakan kaki yang membuka ke arah luar atau gerakan kaki.


2. Gerakan pronasi dan supinasi

Pronasi adalah gerakan cangkang tangan. sedangkan tebakan adalah gerakan untuk mengangkat tangan Anda.


3. Tinggi gerakan dan gerakan depresi

Gerakan tinggi adalah gerakan untuk mengangkat kepala, sedangkan gerakan depresi adalah gerakan untuk menurunkan atau menekuk kepala.


4. Gerakan adduksi dan abduksi

Gerakan adduksi adalah gerakan ke arah tubuh, sedangkan abduksi adalah gerakan menjauh dari tubuh. Contoh gerakan adduksi dan abduksi adalah: membuka kaki, gerakan meregangkan dan meregangkan.


5. Gerakan fleksi dan ekstensi

Fleksi adalah gerakan menekuk atau menekuk, sedangkan ekstensi adalah gerakan terarah. Contoh gerakan fleksi dan ekstensi adalah: gerakan pada siku, gerakan pada lutut, gerakan pada sendi jari dan gerakan pada bahu.


Pergerakkan Sendi

Beberapa pergerakan sendi antara lain adalah :

  1. Fleksi, adalah gerakan memperkecil sudut antara dua tulang. Contoh : saat menekuk siku, menekuk lutut atau menekuk torso kearah samping.
  2. Dorsofleksi, adalah gerakan menekuk telapak kaki dipergelangan kearah depan (meninggalkan daerah dorsal kaki).
  3. Plantar fleksi, adalah gerakan meluruskan telapak kaki pada pergelangan kaki
  1. Ekstensi, adalah gerakan yang memperbesar sudut antara dua tulang.
  2. 3. Abduksi, adalah gerakan bagian tubuh menjauhi garis tengah tubuh,seperti gerakan abduksi jari tangan dan jari kaki.
  3. Aduksi, adalah gerakan bagian tubuh saat kembali keaksis utama tubuh (kebalikan dari gerakan abduksi).
  4. Rotasi, adalah gerakan tulang yang berputar disekitar aksis pusat tulang itu sendiri tanpa mengalami dislokasi lateral, seperti saat  menggelengkan kepala untuk menyatakan tidak.
  5. Pronasi, adalah rotasi medial lengan bawah dalam posisi anatomis, yang mengakibatkan telapak tangan menghadap kebelakang.
  6. Supinasi, yaitu rotasi lateral lengan bawah, yang mengakibatkan telapak tangan menghadap kedepan.
  1. Sirkumduksi, adalah kombinasi dari semua gerakan angular dan berputar untuk membuat suatu ruang berbetuk kerucut, seperti saat mengayunkan lengan berbentuk putaran.
  2. Inversi, adalah gerakan sendi pergelangan kaki yang memungkinkan telapak kaki menghadap kedalam atau kearah medial.
  3.  Eversi, adalah gerakan sendi pergelangan kaki yang memungkinkan telapak kaki menghadap kearah luar.
  4. Protaksi, adalah memajukan bagian tubuh, seperti saat menonjolkan rahang bawah kedepan atau memfleksi girdel pektoral untuk membusungkan dada.
  5. Retraksi, adalah gerakan menarik bagian tubuh kearah belakang, seperti saat meretraksi mandibula.
  6. Elevasi, adalah pergerakan struktur kearah superior, seperti saat mengatupkan mulut.
  7. Depresi, adalah menggerakan suatu struktur kearah inferior, seperti saat membuka mulut.

Sebagian besar sendi kita adalah sendi sinovial. Permukaan tulang yang bersendi diselubungi oleh tulang rawan yang lunak dan licin. Keseluruhan daerah sendi dikelilingi sejenis kantong, terbentuk dari jaringan berserat yang disebut kapsul. Jaringan ini dilapisi membran sinovial yang menghasilkan cairan sinovial untuk meminyaki sendi. Bagian luar kapsul diperkuat oleh ligamen berserat yang melekat pada tulang, menahannya kuat-kuat di tempatnya dan membatasi gerakan yang dapat dilakukan.

Rawan sendi yang melapisi ujung-ujung tulang mempunyai fungsi ganda yaitu untuk melindungi ujung tulang agar tidak aus dan memungkinkan pergerakan sendi menjadi mulus/licin, serta sebagai penahan beban dan peredam benturan. Agar rawan berfungsi baik, maka diperlukan matriks rawan yang baik pula.

Matriks terdiri atas dua tipe makromolekul, yaitu proteoglikan meliputi 10% berat kering rawan sendi, mengandung 70-80% air. Hal inilah yang menyebabkan tahan terhadap tekanan dan memungkinkan rawan sendi elastis

Kolagen yaitu komponen ini meliputi 50% berat kering rawan sendi, sangat tahan terhadap tarikan. Makin ke arah ujung rawan sendi makin tebal, sehingga rawan sendi yang tebal kolagennya akan tahan terhadap tarikan. Di samping itu matriks juga mengandung mineral, air, dan zat organik lain seperti enzim.


Bagian-Bagian Sendi

Berikut ini adalah terdapat beberapa bagian-bagian sendi, antara lain:


1. SENDI-SENDI KEPALA

Sendi temporomandibular, antara tulang temporal dan kepala mandibula, adalah satu-satunya sendi kepala yang bisa bergerak dan uniknya gerakan bisa terjadi pada tiga bidang : ke atas dan ke bawah, ke depan dn ke belakang, dan dari sisi ke sisi.

Fontanela anterior merupakan fontanela terbesar dan terletak pada pertemuan dua tulang parietal dengan tulang frontal. Fontanela ini berbentuk permata dan tidak menutup sempurna sampai usia 15-18 bulan.

Fontanela posterior terdapat pada pertemuan tulang parietal dengan tulang oksipital. Fontanela ini berbentuk segitiga dan menutup beberapa saat setelah bayi lahir.


2. SENDI BATANG TUBUH

Terdapat sejumlah sendi di antara semua vertebra dari servikal kedua sampai sakrum. Sendi kartilaginosa terdapat di antara badan vertebra, dan sendi sinovial, di antara lengkung vertebra. Karena jumlah sendi sangat banyak, kolumna spinalis secara keseluruhan mempunyai gerakan yang cukup bermakna. Ligamen longitudinal anterior dan posterior membentang dari ujung atas kolumna spinalis sampai sakrum dan berfungsi memperkuat kolumna. Ligamen-ligamen yang lain terletak di antara lengkung vertebra.

Di antara tulang iga dan vertebra terdapat sendi kostovertebral yang memungkinkan gerakan meluncur. Pada sendi sternokostal juga terjadi gerakan yang sama.


3. SENDI EKSTREMITAS ATAS

Sendi sternoklavikular, dibentuk oleh ujung sternal klavikula, manubrium sterni, dan tulang rawan iga pertama. Sendi ini memungkinkan gerakan meluncur pada klavikula.

Sendi akromioklavikular, terletak di antara ujung akromial klavikula dan akromion skapula dan biasanya berhubungan dengan gerakan bahu.

Sendi bahu, adalah sendi bola dan mangkuk dan merupakan sendi yang paling bebas gerakannya pada tubuh manusia. Sendi ini dibentuk oleh kepala humerus yang masuk ke dalam mangkuk glenoid yang kecil dan dangkal. Permukaan sendi ini dilapisi tulang rawan dan mangkuk glenoid diperbesar dan diperdalam oleh suatu batas fibrokartilago (labrum glenoid) yang melingkari mangkuk tersebut.

Sendi siku, adalah kombinasi sendi pelana dan sendi pivot. Terdapat ligamen-ligamen yang kuat di antara ketiga tulang tersebut dan sebuah ligamen sirkular (ligamen anular) yang mempertahankan kepala radius pada ceruk radial ulna. Ujung bawah radius juga membentuk sendi pivot dengan ulna.

Sendi pergelangan tangan, dibentuk oleh ujung bawah radius dengan tulang-tulang skafoid, lunatum, dan triquetrum. Bersama dengan sendi-sendi si antara tulang karpalia, dapat dilakukan gerakan fleksi, ekstensi, aduksi (deviasi ulna), abduksi (deviasi radius), dan sirkumduksi.

Sendi-sendi metakarpofalangeus, juga dapat melakukan semua gerakan seperti sendi pergelangan tangan, tetapi sendi-sendi interfalangeus merupakan sendi pelana dan hanya memberi gerakan fleksi dan ekstensi.


4. SENDI EKSKREMITAS BAWAH

Sendi sakroiliaka, merupakan sendi sinovial yang memungkinkan sedikit gerakan rotasi ketika batang tubuh melakukan fleksi dan ekstensi.

Simfisis pubis, merupakan sendi tulang rawan yang sangat sedikit gerakannya. Namun, selama masa hamil, sendi dan ligamen panggul mengendur untuk memungkinkan gerakan yang sedikit lebih besar.

Sendi pinggul (pangkal paha), merupakan sendi bola dan mangkuk yang dibentuk oleh kepala femur yang masuk ke dalam asetabulum yang berbentuk mangkuk. Permukaan sendi ini dilapisi tulang rawan sendi dan asetabulum (seperti halnya mangkuk glenoid) diperdalam oleh suatu batas fibrokartilago yang disebut labrum asetabular. Ligamen kepala femur melekat pada celah kecil kasar (fovea) dekat pusat kepala femur dan membentang ke asetabulum. Sendi ini memiliki kapsul fibrosa yang kuat dan banyak ligamen, yang salah satunya ligamen iliofemoral, terletak di depan sendi dan mencegah ekstensi sendi pinggul melebihi garis lurus terhadap batang tubuh.

Sendi lutut, merupakan sendi terbesar pada tubuh manusia. Sendi ini merupakan sendi gabungan: sebuah sendi kondilar yang terjadi antara kondilus femur dan tibia dan sebuah sendi plana antara patela dan femur. Sendi ini mempunyai sebuah kapsul fibrosa di bagian depan struktur yang dimasuki patela dan yang dilapisi membran sinovial.

Sendi tibiofibular atas, merupakan sendi plana sinovial yang memungkinkan sedikit gerakan meluncur sedangkan pada ujung bawah kedua tulang tersebut terdapat sedikit terdapat sedikit rotasi fibula ketika sendi pergelangan kaki bergerak.

Sendi pergelangan kaki, merupakan sendi pelana yang dibentuk oleh tibia, fibula, dan talus. Gerakan sendi ini adalah fleksi dan ekstensi yang biasanya disebut dorsifleksi (mengangkat kaki) dan fleksi plantar (mengangkat tumit).

Sendi-sendi antara tulang tarsalia dan antara tarsus dan metatarsus, merupakan sendi luncur dan gerakannya terbatas. Sendi metatarsofalangeal dan interfalangeal memungkinkan gerakan yang mirip dengan sendi-sendi pada tangan.


Daftar Pustaka:

  • Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : SMA dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta,  p. 246. Judul : Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Rawan
  • Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk SMA dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Demikian Pembahasan Tentang Sendi adalah: Pengertian, Macam, Pergerakkan dan Bagiannya dari Pendidikanmu
Semoga Bermanfaat Bagi Para Pembaca :)

Baca Artikel Lainnya: